getar itu masih terasa
saat jemari kita saling menyentuh
bisa kurasakan adanya rindu yang megah
yang kau kirim lewat hangatnya aliran darahmu
ingin aku berlama-lama dalam kehangatanmu
ingin aku habiskan sisa malam ini dalam nada-nadamu
ingin aku peluk sinar rindu yang terpancar di setiap kedip matamu
ingin ....... semuanya kusimpan di dadaku
suaramu mengantarkanku ke alam lalu
senyumanmu membawaku ke mimpi dulu
tatapanmu menghanyutkanku dalam ilusiku sendiri
ah
seandainya masih mungkin....
tapi.......
aku tak bisa berpaling .....
[kamu cuma bagian dari cerita masa laluku]
20070707
Malam dan Kamu
Malam dan Kamu
Malam belum cukup tua
Kau raih lembut tanganku
Melangkah perlahan
Mengikuti alunan air sepanjang Riverside
Tak peduli pada keramaian
Teriak burung camar dan debur riak yang pecah
di sudut-sudut rivercab biru itu
membentuk sebuah instrumen indah yang syahdu
Mengiringi langkah kita perlahan
Gemuruh air menggelitik seluruh dinding cintaku
Angin pun mulai menusuk-nusuk sendi
Kubersandar di sisi lenganmu
"Dingin...."
Kamu tersenyum
Mengecup keningku lembut
Dan hangatmu membias ke dalam tubuhku
Malam belum terlalu tua
dan kamu...
tak pernah usai memberiku cinta...
Malam belum cukup tua
Kau raih lembut tanganku
Melangkah perlahan
Mengikuti alunan air sepanjang Riverside
Tak peduli pada keramaian
Teriak burung camar dan debur riak yang pecah
di sudut-sudut rivercab biru itu
membentuk sebuah instrumen indah yang syahdu
Mengiringi langkah kita perlahan
Gemuruh air menggelitik seluruh dinding cintaku
Angin pun mulai menusuk-nusuk sendi
Kubersandar di sisi lenganmu
"Dingin...."
Kamu tersenyum
Mengecup keningku lembut
Dan hangatmu membias ke dalam tubuhku
Malam belum terlalu tua
dan kamu...
tak pernah usai memberiku cinta...
Langganan:
Postingan (Atom)
